Kasihan — Suasana pagi di MTs Muhammadiyah Kasihan, Senin (4/8), terasa lebih segar dengan kehadiran tiga mahasiswa dari Fakultas Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) Yogyakarta. Kedatangan mereka dalam rangka observasi awal untuk melaksanakan program magang selama tiga bulan ke depan. Mereka adalah Wahyu Dwiyanto, Rendy Zulianda dan Muhammad Rico Pratama.
Kehadiran mahasiswa ini disambut dengan hangat oleh pihak madrasah. Dalam pertemuan awal, mereka menyampaikan maksud dan tujuan magang, yang tidak hanya sebatas membantu kegiatan harian, tetapi juga membawa sebuah gagasan inovatif: membangun sistem informasi Bimbingan Konseling (BK).
Dalam dialog bersama Guru BK MTs Muhammadiyah Kasihan, Ibu Wiranti, S.Pd., terungkap rencana pengembangan sistem digital yang akan berfungsi layaknya rekam medis di rumah sakit, namun khusus untuk mendokumentasikan dan mengelola data-data psikologis siswa. Sistem ini diharapkan mampu membantu guru BK dalam memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan personal kepada setiap peserta didik.
Madrasah menyambut antusias inisiatif tersebut sebagai langkah nyata menuju digitalisasi layanan pendidikan dan penguatan peran teknologi dalam pembinaan karakter siswa. Ketiga mahasiswa pun tampak antusias dan siap segera menindaklanjuti program ini secara formal melalui dokumen resmi dari pihak kampus.
Dengan kolaborasi ini, MTs Muhammadiyah Kasihan menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang menjadi madrasah berkemajuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.